Yusrijal Datuk Makhudun, S.Pd.

Yusrijal Datuk Makhudun, S.Pd.

Guru Bahasa Indonesia

Yusrijal Datuk Makhudun, S.Pd. lahir di Jorong Rambatan, Nagari Rambatan, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar pada tanggal 26 April 1966.  Buah  hati dari pasangan Ilyas dan Siti Rakina. Pendidikannya  dimulai dai SD Negeri 1 Rambatan tahun 1974 -1980, SMP Negeri Rambatan tahun 1980-1983, SPG Negeri Padang Panjang Tahun 1983-1986. Kemudian melanjutkan pendidikannya ke D.III/A. III Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP Padang tahun 1986 – 1989. Tahun 2000 menyelesaikan S 1 pada Jurusan yang sama di Univesitas Negeri Padang.

Pertama kali diangkat sebagai guru di SMPN 1 Alahan Panjang, Kabupaten Solok tahun 1990. Sebagai guru di Alahan Panjang ini dijalaninya samapai tahun 2003. Pada tahun 2003 pindah ke SMPN 1 X Koto Diatas di Sulit Air.  Pindah  ke Kabupaten Tanah Datar tahun 2013 dan ditempatkan di Dinas Pendidikan sebagai staf selama 19 bulan. Pada tanggal 10 Maret 2015 ditugaskan sebagai guru di SMPN 5 Batusangkar, Sekolah Layanan Keunggulan Kabupaten Tanah Datar sampai sekarang.

Dalam kegiatan kolektif guru, penulis berperan sebagai sekretaris  MGMP Bermutu Bahasa Indoensia  Kabupaten Solok Bagian Utara pada tahun 2009 dan pada tahun 2010 sebagai Ketua MGMP Bahasa Indonesia Daerah Terpencil Kecamatan X Koto Diatas Kabupaten Solok. Pada tahun 2016,  2017, dan 2018 dipercayakan menjadi Instruktur Kabupaten (IK) Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Kabupaten Tanah Datar.

Dalam dunia kepenulisan, penulis aktif menulis artikel tentang pendidikan, kebudayaan, dan keluarga di Harian Singgalang sejak tahun 1998 sampai sekarang. Selain itu, penulis juga aktif sebagai gurusianer Mediaguru. Penulis juga telah menerbitkan sejumlah buku yaitu Menaiki Tangga Guru Progresif (2018), Metamorfosis, Kumpulan Pantun tentang Perubahan setelah Ramadhan (2018), Membangun Istana Impian (2018), Nyanyian Warna, Antologi Puisi Guru IGPPL Sumatera Barat (2018), Guru Hebat Berwisata dalam Pantun (Kumpulan Pantun (2019), Parenting 355 (Kumpulan Pantun (2019). dan Mengembangkan Sayap Guru (2020), Satu Derap Seribu Giat, Karya Antologi Gurusianer (2020), Mengayuh Sepeda Kehidupan (2020).